Menu

MK.. Yang Lagi di “Gandrung”i ABG

September 19, 2016 | Kesehatan

Pasti Anda sedang bertanya-tanya MK.. di”gandrung”i ABG (Anak Baru Gede)? Ups.. tapi MK disini bukan Mahkamah Agung ya, tetapi Mahesa Kurung.

mahesa-kurung

MK atau Mahesa Kurung merupakan ilmu kebal, pelet yang lagi digandrungi ABG di daerah Jakarta Selatan, khususnya yang terlibat dalam geng motor.

Geng motor memang selalu membawa keresahan kepada setiap orang, khususnya di daerah ibukota saat ini. Istilah ini mulai banyak dikenal khalayak saat tertangkapnya salah seorang penganut dan guru Mahesa Kurung yakni Bayu Aji Prakasa (21) oleh Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sebelum penangkapan Bayu Aji Prakasa sebenarnya Mahesa Kurung sudah sejak lama di kenal di tengah pergaulan ABG di Jakarta Selatan. Namun semakin merebak setelah Bayu Aji Prakasa di tangkap Polsek Jagakarsa dan dibebaskan setelah Polisi tidak dapat memproses secara hukum.

“MK sih udah lama ya dikenalnya. Seingat saya puncaknya sih 2012. Itu lagi heboh tawuran di mana-mana. Sekarang ramai lagi”, kata Acong seorang remaja di bilangan Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Lalu, bagaimana Mahesa Kurung bisa begitu digandrungi geng motor? Apa motif mereka sehingga ingin menggunakan ilmu kebal seperti Mahesa Kurung ini?

Seperti yang dijelaskan Acong, Mahesa Kurung semakin mudah menyebar dan dikenal kalangan ABG saat inihanya berawal dari mulut ke mulut. Bagaimanapun juga strategi marketiing ini sangat manjur untuk membuat Mahesa Kurung terkenal.

Awalnya mereka belajar, kemudian mereka menguji kesaktian mereka dengan cara tawuran. Hingga kemudian merembet pada dunia geng motor yang suka dengan trek-trekan.

“Belajar awalnya, lalu setelah itu diujilah kekebalannya dengan cara tawuran. Nah, mulai pada geng motor soalnya dekat dengan dunianya” jelas Acong dalam liputan6.com.

Bagi ABG yang cut nyalinya tentu mereka akan berpikir 2 x untuk menguji kekebalan mereka.  Tawuran menjadi cara jitu untuk mengetes apakah ilmu MK yang dikuasai mempan menangkal tangkisan lawannya.

Bahkan para ABG mulai menjajaki dunia trek-trekan,  meski tanpa menggunakan pelindung satupun. Hingga akhirnya mereka melanjutkan aksi unjuk kebolehan mereka dengan mem’begal’ pengguna jalan lainnya. Tidak hanya merampas harta benda pemiliknya, bahkan tidak jarang melukai pengguna jalan lainnya. Baik itu pengguna kendaraan bermotor maupun pejalan kaki.

Oleh karena itu sebagai orangtua, setidaknya perlu pengawasan yang tepat sehingga dapat mengarahkan anaknya agar tidak terseret dunia gelap seperti geng motor. Biarpun MK semakin merebak di kalangan ABG, namun peran keluarga menjadi hal yang paling utama untuk membentengi para remaja agar tidak salah jalan.

Terkait MK.. Yang Lagi di “Gandrung”i ABG